Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana

Kebetulan sekali di bulan ini (Akhir April dan Awal Mei) ada long weekend. Bertepatan pada 30 april yang pas hari minggu dan di 1 April ada tanggal merah (Hari Buruh Internasional) saya dan teman teman bikin acara dadakan yang gak tentu arahnya. Yang penting bisa maen kemana gitu kek, dan akhirnya jatuh pilihan pada Gunung Merapi.

Ruang Sempit - Kebetulan sekali di bulan ini (Akhir April dan Awal Mei) ada long weekend. Bertepatan pada 30 april yang pas hari minggu dan di 1 April ada tanggal merah (Hari Buruh Internasional) saya dan teman teman bikin acara dadakan yang gak tentu arahnya. Yang penting bisa maen kemana gitu kek, dan akhirnya jatuh pilihan pada Gunung Merapi.
Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana

Yang awalnya kami bersiap 3 orang termasuk saya mau berangkat dari surabaya pukul 4 sore. Tiba tiba ada 1 lagi dari teman saya menelpon, dan minta ikutan, ya akhirnya kita rela menunggu 1 teman lagi hingga molor keberangkatan jadi jam 12 malam mulai naik bus Surabaya Solo. Sip, kami pun di dalam bus yang prediksinya 6 jam sampai di tujuan.

Eh, ternyata macet bikin jam kita ngaret 😅. Tidak masalah yang penting kita nyampai dan tetap kompak. Sekitar jam 7 baru nyampai terminal solo, yang kemudian kita lanjut lagi naik angkut sampai pasar Cepogo. Kemudian naik carteran sampai di Selo pukul 9, ngopi ngopi (istirahat) dulu. Sampai di jam 11 kita mulai pendakian, tidak lupa sebelumnya kita mendaftar di basecamp dan bawa persedian air yang cukup banyak.

Asiknya di Merapi ini trackingnya nanjak terus, sama sekali gak ketemu sama jalan yang landai atau lumayan deh. Bebatuan, kanan kiri kaki pilih pilih harus nginjek batu yang mana. Ah iya, kebetulan cuaca lumayan buruk, kehujanan sebelum sampai pos 1, yang parahnya kita gak bawa raincoat dan cover bag. Ya, hanya ada satu teman saya sih yang membawanya.

Waduh, hujan dan kita berteduh dibawah pepohonan yang rindang agar tak terlalu parah air hujan ini membasahi Carier kami. Ini lagi yang bikin jam jadi ngaret, seharunya kita tracking sampai pos 3, tapi karena sering berteduh dan keburu alam sudah menggelap, akhirnya kita memutuskan untuk nge-camp di pos 2. Disini kami langsung pasang tenda dan mulai memasak, maklum sudah mulai kelaparan dan kehabisan tenaga karena tracking pas hujan dan carier yang isinya jadi lumayan lembab bikin beban jadi bertambah.

Lupakan, yang penting kita sudah dirikan tenda dan mulai memasak. Yang penting kopi dan tehnya di dahulukan, wuish mantap bisa nyeruput kopi pahit dan mulai merokok. Saya dan Inggit (Lajur Pejalan) menikmati Rokok dan Kopi yang juga mata kami di Cuci dengan Merapi, sedangkan 2 teman saya (Kanzul dan Nurdin) memasak.

Sampai disini, keseruan terjadi! Nasi yang kita masak mungkin terlalu banyak air hingga seperti bubur 😄. Cueklah yang penting bisa dibuat ngisi perut, sesuap demi sesuap kita ngunyah nasi. Makin lama kok jadi gak kuat, nasi yang sudah menjadi bubur dan terlalu dingin bikin kita nggak bisa menghabiskan makanan tersebut, padahal hanya tinggal beberapa sendok saja.

Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana

Selesai cukup makan makanya, kita mulai tidur dalam tenda yang sama. Jadi 4 orang ini tidur di dalam satu tenda, berjajar seperti ikan pindang. Memang gerakan tidur jadi tidak luwes, tapi disini asik sekali. Lah si Nurdin ini mulai resek deh, tiba tiba mbangunin karena udah subuh dan waktunya untuk mulai melanjutkan perjalanan (menuju puncak Merapi). Ah sial, kita semua terbangun dan mulai siap siap, ternyata kang Nurdin ini ngerjain kita, masih jam 2 broooo !!!. 😅, kita kena jebakan.

Akhirnya kita tidur lagi, karena ulah Nurdin, kita jadi agak susah merem. Entah kita mulai ketiduran lagi di jam berapa, yang jelas bangun jadi kesiangan alias ngaret lagi deh. Pukul 8 kita baru bangun dan bergegas untuk melanjutkan perjalanan biar gak di dahuluin sama kabut. Tak perlu membawa barang, yang kita bawa cuma 2 botol air dan sedikit cemilan. Tak lupa sama kamera dong biar bisa berfoto ria di puncak.

Selama perjalanan dari Pos 2 menuju Puncak ini, saya menemukan spot yang begitu bagus. Nampak Gunung Merbabu yang waow banget deh di lihat dari ketinggian Merapi, langsung saja ambil dengan kamera yang ada di genggaman saya. Menurut saya ini foto yang lumayan bagus meskipun hanya dengan tangan telanjang (tanpa menggunakan Tripod).

Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana

Bla bla bla pukul 11 sampailah kita di Puncak Merapi. Wuish mantep sekali dan perlu perjuangan sampai di puncak ini (bagi saya). Ternyata bener, sampai disini agak berkabut jadi gumpalan gumpalan awan tidak terlalu terlihat karena tertutup oleh kabut.

Nih saya kasih tunjuk salah satu foto kita sewaktu di Puncak Merapi. Ya biarpun gak bagus bagus amat jepretannya, tapi kita ucapkan terimakasih sama mas yang bersedia ngambilin foto kita berempat, yang penting bisa eksis 😎. Bisa buat pamer pamer gitu deh di akun instagram masing masing.

Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana

Kabut sudah mulai menebal rupanya, keasikan kami dan foto yang dijepret pun sudah lumayan. Baiklah kita beranjak turun di tengah tebalnya kabut yang mengurang jarak pandang kami, sehingga kita berhati hati dalam memilih jalan (Jalan yang lurus) 😀.Menuju puncak susah, turun pun susah, tapi syukurlah kita bisa kembali lagi menuju pos 2 tempat tenda kami dengan selamat.

Bersih bersih tempat, pungut kembali sampah sampah kami untuk dibawa turun dan membuangnya ditempat yang seharusnya. Perjalanan pelan pelan untuk turun, sampai juga akhirnya dengan selamat.

COMMENTS

Nama

Destinasi,3,Gunung,1,Jawa Tengah,1,Makassar,1,Merapi,1,Pantai,1,Pendakian,1,Sulawesi,2,Sulawesi Selatan,1,Wisata,2,
ltr
item
Ruang Sempit: Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana
Menuju Puncak Merapi 2.930 mdpl Tanpa Rencana
Kebetulan sekali di bulan ini (Akhir April dan Awal Mei) ada long weekend. Bertepatan pada 30 april yang pas hari minggu dan di 1 April ada tanggal merah (Hari Buruh Internasional) saya dan teman teman bikin acara dadakan yang gak tentu arahnya. Yang penting bisa maen kemana gitu kek, dan akhirnya jatuh pilihan pada Gunung Merapi.
https://1.bp.blogspot.com/-03QVmp7oNg8/WQ2-bE-qDyI/AAAAAAAAA8g/8kD5WxFRrG0sfy2OBOIZIHJxX27odeIAwCLcB/s640/Menuju-Puncak-Merapi-Tanpa-Rencana.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-03QVmp7oNg8/WQ2-bE-qDyI/AAAAAAAAA8g/8kD5WxFRrG0sfy2OBOIZIHJxX27odeIAwCLcB/s72-c/Menuju-Puncak-Merapi-Tanpa-Rencana.jpg
Ruang Sempit
http://www.ruangsempit.com/2017/05/menuju-puncak-merapi-2930-mdpl-tanpa.html
http://www.ruangsempit.com/
http://www.ruangsempit.com/
http://www.ruangsempit.com/2017/05/menuju-puncak-merapi-2930-mdpl-tanpa.html
true
4947625764919835102
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy